Selasa, 15 September 2015

Perasaan


Perasaan (rasa) takkan mungkin pernah salah. Perasaan juga hal yang wajar dialami setiap orang. Perasaan bersalah, perasaan jatuh hati, perasaan yang lainnya. Namun terkadang perasaan salah diartikan oleh beberapa orang Misalnya perasaan kecewa sehabis putus dengan pacar. Kecewa karena merasa tidak ada lagi orang mencintainya, sehingga membuat frustasi lalu mental menjadi turun. Terkadang orang yang sudah terlalu cinta lalu berfikir untuk bunuh diri. Padahal masih banyak keluarga yang mencintai dirinya. Rela ga nafsu makan lalu sakit. Padahal Allah takkan memberikan kita jodoh yang salah,bukan? Jadi sarannya, jikalau hati dan pikiran anda belum kuat dan kokoh jangan pernah berani untuk pacaran. Tapi sebaliknya jatuh hati boleh, tapi jangan pacaran lebih baik ta’aruf hehe. 



Sabtu, 12 September 2015

Perpisahan

Orang tua selalu menyayangi Anaknya setulus hati tetapi anak sering sekali tidak menyadari hal ini.
Hal ini terjadi olehku, Aku anak ke 2 dari 2 bersaudara. Ketika itu aku membantu ibuku dan  hari itu kakakku datang mengabari bahwa ayahku masuk rumah sakit. Aku sedang membantu ibuku dan mendengar kabar bahwa ayahku masuk rumah sakit,lalu segeralah aku kerumah sakit untuk menengok ayahku. ketika itu ayahku tidak membawa Askes. aku tak menyadari bahwa ayahku harus dipindahkan ke rumah sakit yang lebih lengkap.Akupun menelpon ibuku supaya ibuku menegok ayahku dan aku harus pulang mengambil Askes dan perlengkapan menginap. Ketika itu ibuku juga sedang dalam keaadaan kurang sehat, lalu aku mampir diwarung untuk membawa nasi dan teh. Taklama kemudian akupun sampai kerumah sakit, memberikan askes dan perlengkapan. saat itu ayahku belum masuk ruangan jadi masih di UGD. Akupun menaruh perlengkapan disamping tempat tidur ayahku, kemudian aku memijat kaki ayahku. Ayah selalu menyebut nama ibuku kemudian, akupun memanggil ibuku diluar dan akupun duduk diluar karena kelelahan membawa barang. Kemudian ibuku keluar memberitahu ,bahwa aku harus menjemput nenek dan bawa kerumah. Akupun berkata iya. diperjalanan aku berpikir,"Kok dibawa kerumah? mungkin kerumah sakit kali ya (dalam pikirku). Sampailah aku dirumah nenek. dan menunngu nenekku berganti pakaian, lalu bibiku mengabari bahwa ayahku telah tiada. disana aku drop ,berteriak, kecewa. aku sangat tak menyadari ketika ibuku mengatakan " Jemput nenek dan Pulang Kerumah" disaat itulah ayahku sudah tiada.Sangat menyakitkan ketika orang kita sayangi pergi dan takkan kembali lagi. Tapi Aku beruntung memiliki masih ada ibuku yang sangat mencintai dan menyangiku.